11 Cara Mengatasi Windows Hang, Berhenti/Macet, Atau Reboot Saat Atau Setelah Login Screen - KOMPUTER DI MADIUN | WA 0813 5930 4039 | PROMO KURSUS

Breaking

Jumat, 22 November 2019

11 Cara Mengatasi Windows Hang, Berhenti/Macet, Atau Reboot Saat Atau Setelah Login Screen



kursus komputer madiun yang terpercaya bisa klikdisini kursus murah komputer, kursus komputer,kursus komputer magetan, kursus komputer nganjuk, kursus komputer ponorogo, kursus privat,kursus madiun,kursus office madiun,kursus bersertifikat, kursus murah,kursus komputer pemula,kursus yang beralamat Jl.Graha Manis No.10 Perum 2 Manisrejo Taman Kota Madiun

11 Cara Mengatasi Windows Hang, Berhenti/Macet, Atau Reboot Saat Atau Setelah Login Screen

Apa yang mesti dilakukan saat komputer bermasalah ketika login ke windows?
Kadang-kadang komputer kita menyala seperti yang kita harapkan, Anda melihat menu login Windows, tapi kemudian sesuatu terjadi. Komputer Anda mungkin restart sendiri, atau hanya berhenti dan tidak merespon apa juga yang kita lakukan.

Mungkin Anda melihat menu login tapi sesudah memasukkan password Anda, tidak terdapat yang terjadi. Di sisi lain, mungkin Anda dapat log in kemudian Windows berhenti dan Anda mesti merestart manual dengan menekan tombol power. Kemudian lagi mungkin Windows tampaknya akan memulai namun desktop tidak pernah muncul dan kita hanya dapat menggerakkan pointer mouse Anda di dekat layar hitam kosong.

Terlepas dari hal yang spesifik, petunjuk ini dapat dipakai jika Windows dapat berjalan sampai titik dimana Anda menemukan menu login atau desktop kita tidak pernah sepenuhnya ditampilkan.

PENTING
Jika komputer bahkan tidak mencapai halaman login atau kamu melihat suatu pesan error, kamu perlu mengujungi panduan yang lebih umum di Bagaimana Memperbaiki Komputer yang Tidak Menyala.

Panduan ini dapat dipakai untuk versi windows manajuga, termasuk Windows 10, 8, 7, Vista, maujuga Windows XP.

       1.       Mencoba Safe Mode
Cobalah masuk windows melalui Safe Mode, metodenya yaitu restart komputer anda, ketika booting sebelum muncul loading windows tekan F8 berkali kali sampai keluar pilihan menu Advanced Boot Options, kemudian pilih Safe Mode.

Anda tidak perlu melakukan apajuga di Safe Mode. Apabila windows sukses masuk dalam Safe Mode, maka cukup restart kembali komputer anda. Hal itu terkadang sebab ada pembaharuan atau hal-hal lain yang tidak selesai. Secara umum, apabila komputer telah sukses masuk Safe Mode, me-restartnya kembali dapat mengatasi masalah tersebut.

       2.      Last Known Good Configuration
Jalankan Windows memakai Last Known Good Configuration. Restart komputer anda, ketika booting sebelum muncul loading windows tekan F8 berkali kali sampai keluar pilihan menu Advanced Boot Options, kemudian pilih Last Known Good Configuration.

Jika kita baru saja membuat perubahan ke komputer kita yang mungkin mengakibatkan Windows terhenti ketika loading windows, uresmiakanlah merestart memakai mode "Last Known Good Configuration".

"Last Known Good Configuration" bakal mengembalikan banyak pengaturan penting ke pengaturan saat terakhir kali Windows sukses dijalankan, mudah-mudahan memecahkan masalah ini dan memungkinkan kita masuk ke Windows. Namun, hal ini hanya akan bekerja jika penyebab masalah login Windows Anda ialah registri atau masalah konfigurasi driver.

CATATAN
Tak masalah untuk mengupayakan "Safe Mode" terlebih dahulu sebelum "Last Known Good Configuration" sebab informasi berharga yang disimpan dalam registri untuk membuat Last Known Good Configuration tidak bakal berubah hingga Windows bekerja dengan baik dalam Mode Normal.

      3.       Memperbaiki Instalasi Windows
Perbaiki instalasi Windows Anda. Alasan umum Windows terhenti atau reboot secara otomatis selama proses login Windows yaitu sebab satu atau beberapa file penting Windows terdapat yang rusak atau hilang. Perbaikan Windows menggantikan file-file penting tersebut tanpa menghapus atau mengolah data apajuga pada komputer Anda.

CATATAN
·         Pada Windows 10, fitur ini biasa dinamakan "Startup Repair" atau untuk mereset windows kembali seperti baru diinstall, bisa menggunakan, "Reset This PC".
·         Pada Windows 8, fitur ini biasa dinamakan "Startup Repair" atau untuk mereset windows kembali seperti baru diinstall, bisa menggunakan, "Reset This PC" atau "Refresh Your PC".
·         Pada Windows 7 dan Vista, ini dinamakan "Startup Repair".
·         Pada Windows XP biasa dinamakan "Repair Installation".

PENTING
Repair Installation pada Windows XP seringkali lebih rumit dan memiliki banyak kekurangan daripada Startup Repair yang terdapat di sistem operasi lain. Jadi, jika Anda pemakai XP, dianjurkan Anda mencoba tahapan ini sesudah Anda mengupayakan Langkah 4 hingga 6 terlebih dahulu.

      4.      System Restore Melalui Safe Mode
Jalankan Windows dalam Safe Mode dan kemudian pakai System Restore untuk membatalkan perubahan terbaru. Caranya yakni restart komputer anda, ketika booting sebelum muncul loading windows tekan F8 berkali kali sampai keluar pilihan menu Advanced Boot Options, kemudian pilih Safe Mode.

Windows dapat berhenti atau reboot selama proses startup sampai login sebab kerusakan driver, file penting, atau bagian registri. System Restore akan mengembalikan semua hal-hal itu ke waktu ketika terakhir mereka dapat bekerja yang dapat memecahkan masalah kita sepenuhnya.

CATATAN
Tergantung penyebab kerusakan Windows, kita bahkan mungkin tidak dapat masuk ke Safe Mode. Untungnya, Anda juga dapat melakukan System Restore dari System Recovery Options yang terdapat dari menu:
·           Advanced Startup Options di Windows 10 dan 8, atau
·           System Recovery Options di Windows 7/Vista atau dari DVD Setup Windows 7/Vista.

PENTING
Perlu diketahui bahwa kita tidak bakal dapat membatalkan System Restore bila dilakukan dari Safe Mode atau dari System Recovery Options. Anda mungkin tidak peduli sebab tidak dapat memulai Windows secara normal, namun ini ialah sesuatu yang butuh Anda sadari.

      5.       Scan Virus dalam Safe Mode
Scan komputer kita dengan antivirus dari Safe Mode jika komputer kamu bisa masuk ke Safe Mode. Sebuah virus atau malware jenis lain mungkin mengakibatkan masalah yang cukup serius pada bagian dari Windows.

CATATAN
Jika tidak dapat masuk ke dalam Safe Mode, kamu masih bisa memindai/scan virus menggunakan beberapa Bootable Antivirus/Malware Scanner.

      6.       Reset Kembali CMOS
Lakukan reset pada CMOS. Menghapus memori BIOS pada motherboard kita akan mengembalikan pengaturan BIOS ke pengaturan defaultnya. Sebuah kesalahan konfigurasi pada BIOS dapat menjadi penyebab persoalan pada komputer.

Untuk PC, kamu dapat melepas baterai berbentuk bulat yang terdapat pada motherboard kemudian memasangnya kembali setelah beberapa saat.
Di samping itu, apabila kamu pernah memakai jumper untuk me-reset CMOS, maka pakai keahlian itu sekarang.

PENTING
Jika mereset CMOS ternyata dapat menuntaskan masalah Anda, pastikan kita mengetes lagi setiap merubah satu pengaturan pada BIOS. Jadi jika masalah datang kembali, Anda bakal tahu evolusi mana yang mengakibatkan masalah Anda.

       7.      Ganti Baterai CMOS
Apabila tahapan sebelumnya tidak berhasil, uresmiakanlah untuk mengubah baterai CMOS, khususnya jika komputer kamu sudah berumur beberapa tahun, atau sudah lama dimatikan tanpa adanya baterai utama. Percaya atau tidak, baterai CMOS yang telah usang adalahpenyebab umum persoalan komputer.

       8.       Pasang Ulang Semua Komponen Komputer
Cabut seluruh kabel dan hardware dalam PC kamu lalu pasang kembali. Ada bisa jadi satu atau lebih kabel ataujuga hardware sudah longgar. Cabut dan pasang kembali hal hal seperti kabel power, kabel data, memori, expansion cards (VGA, sound card, dll), dan lain sebagainya.

PENTING
Di samping itu, lepas dan pasang kembali kabel keyboard, mouse, dan perlengkapan external lainnya juga. Kecil bisa jadi hal ini menjadi penyebab permasalahan, tapi anda tidak boleh mengabaikannya ketika memasang ulang seluruh komponen komputer.

       9.      Periksa Adanya Korsleting
Periksa apakah terdapat korsleting listrik di dalam komputer Anda. Hal ini paling sering menjadi penyebab masalah-masalah umum komputer.

PENTING
Sangat, sangat penting bahwa Anda mesti menyediakan waktu untuk mengecek bagian dalam komputer kita untuk mencari sesuatu yang dapat mengakibatkan korslet. Jika kita tidak menyediakan waktu untuk memecahkan masalah ini, Anda mungkin akan selesai dengan penggantian hardware mahal tanpa alasan yang bagus.

Korsleting listrik di dalam komputer sering diakibatkan oleh sekrup, dalam permasalahan ini mungkin ada kontak fisik dengan logam pada motherboard atau komponen internal lainnya. Sekrup yang dipakai untuk mengamankan nyaris setiap komponen bagian dalam permasalahan termasuk kartu video, kartu suara, hard drive, drive optik, dll. Goyang-goyangkan PC Anda, jika ada bunyi gemeretak bisa jadi ada sekrup yang sudah lepas, pakai obeng yang kecil dan agak panjang untuk membantu mengeluarkannya.

Korsleting listrik di dalam komputer kadang-kadang juga diakibatkan oleh kabel yang sudah kehilangan lapisan pelindung mereka dan membuat kontak fisik dengan komponen internal.

      10.   Test RAM dan HDD
Lakukan tes diagnostik pada seluruh hardware kita yang bisa dites. Sangat mungkin bahwa akar persoalan dari Blue Screen of Death sebab ada hardware yang rusak. ada bisa memakai beberapa software Test Memory dan aplikasi Test Hard Disk.

Jika di antara dari modul RAM komputer Anda rusak sepenuhnya, komputer kita bahkan tidak bakal menyala. Sebagian besar waktu memori akan rusak secara perlahan dan bakal bekerja hingga titik tertentu. Jika memori sistem kita rusak, komputer Anda mungkin menyala tapi kemudian berhenti, atau reboot terus menerus di beberapa titik selama startup Windows. Ganti memori di komputer Anda jika tes memori menunjukkan masalah.

Masalah fisik dengan hard drive juga dapat menjadi alasan mengapa Windows me-reboot terus menerus atau berhenti di jalurnya. Hard drive yang tidak dapat membaca dan mencatat informasi dengan baik tentunya tidak bisa memuat sistem operasi dengan benar. Ganti hard drive Anda jika tes tersebut mengindikasikan masalah. Setelah mengubah hard drive, Anda mesti melakukan instalasi baru Windows.

      11.   Install Ulang Sistem Operasi
Lakukan Clean Install pada Windows. Jenis instalasi ini benar-benar bakal menghapus isi drive dan menginstal Windows lagi dari awal.

PENTING
Pastikan bahwa kita sudah mengupayakan langkah-langkah sebelumnya, terutama pada tahapan 3, sebab sifatnya non-destruktif pada data anda. Barulah apabila amasih tidak bisa mengatasi masalah anda, tahapan terakhir benar-benar bakal menghapus data anda, melalui install ulang sistem operasi. Apabila kamu memiliki data penting, uresmiakanlah untuk membackupnya terlebih dahulu.

Apabila kamu gagal dalam proses install ulang, ada bisa jadi bahwa harddisk bermasalah, uresmiakanlah menggunakan hard disk lain.

CATATAN
Jika seluruh uresmia kamu telah mencapai batas kita dan belum dapat menuntaskan permasalahan komputer, Anda mungkin perlu mencari bantuan profesional dari rekan anda, di pusat servis komputer, atau dari servis resmi produsen komputer Anda.






MORE INFO
Alamat : Jl. Graha Manis No. 10 Perum 2 Manisrejo Taman Kota Madiun
Telp. / Wa : 0813 5930 4039
Instagram ; lkpfitrialbaasitu
Facebook : Fitri Al-Baasitu

Postingan Populer